dr. Donie Firdhianto, Sp.B, Subsp.BVE(K) menangani gangguan pembuluh darah tepi — dari varises, kaki diabetik, hingga akses cuci darah — dengan pendekatan bedah vaskular & endovaskular modern di Semarang.
Sp.B, Subsp.BVE(K) — Dokter Spesialis Bedah, Subspesialis Bedah Vaskular & Endovaskular
dr. Donie Firdhianto menempuh pendidikan dokter umum di Universitas Gadjah Mada, dilanjutkan dengan pendidikan subspesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), lulus tahun 2018.
Saat ini aktif sebagai anggota PESBEVI (Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia) dan menjalankan praktik di dua rumah sakit di Semarang: SMC RS Telogorejo dan Columbia Asia Hospital Semarang.
Setiap keluhan dievaluasi menyeluruh sebelum menentukan penanganan. Hasil dan rencana terapi disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien setelah konsultasi langsung.
Evaluasi dan penanganan pembuluh vena yang melebar/berkelok di tungkai, termasuk pilihan terapi laser endovena (EVLA) untuk kasus yang sesuai indikasi.
Evaluasi sirkulasi darah pada pasien diabetes serta perawatan luka dengan tujuan menjaga fungsi dan menyelamatkan kaki (limb salvage).
Pembuatan dan perawatan akses vaskular untuk pasien yang menjalani hemodialisis rutin.
Evaluasi dan penanganan sumbatan vena dalam yang berisiko menimbulkan pembengkakan hingga komplikasi lebih lanjut.
Evaluasi penyempitan atau sumbatan arteri melalui pendekatan minimal invasif seperti angiografi dan angioplasti.
Evaluasi menyeluruh untuk keluhan gangguan pembuluh darah tepi lainnya, dengan rujukan lanjutan bila diperlukan.
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu — konfirmasi ketersediaan via WhatsApp sebelum datang.
Jadwal di atas berdasarkan data direktori RS terkini — mohon konfirmasi ulang saat booking.
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Program Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Bedah Vaskular dan Endovaskular, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)
Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia
Konsultasikan lebih dulu sebelum menentukan langkah penanganan. Tim akan membantu mengarahkan jadwal praktik yang paling sesuai.